Saat Seorang Muslim Menginjak Akil Baligh
"Barang siapa yang memberi kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, Allah akan mengharamkan api Neraka baginya." (HR. Bukhari) "Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kalian, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus." (Qs.Maryam, [19:36]
Dalam Islam, syahadat bukan hanya ucapan, tetapi harus dipahami, diyakini, dan diamalkan sesuai dengan tuntunan ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Berikut adalah tiga rujukan dari ulama beserta kitabnya mengenai syarat dan rukun dua kalimat syahadat:
Dalam "Kitab At-Tauhid", Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab menjelaskan bahwa syahadat "Lā ilāha illallāh" memiliki syarat yang harus dipenuhi agar sah di sisi Allah. Beliau menyebutkan tujuh syarat syahadat, yaitu:
Tanpa memenuhi syarat ini, syahadat seseorang bisa tertolak meskipun secara lahiriah ia mengucapkannya.
Dalam kitab "Syarah Shahih Muslim", Imam Nawawi menjelaskan dua rukun utama syahadat yang harus diyakini oleh setiap Muslim:
Selain itu, Imam Nawawi juga menegaskan bahwa syahadat risalah (Muhammadur Rasulullah) mewajibkan setiap Muslim untuk taat sepenuhnya kepada ajaran Nabi Muhammad ﷺ dan tidak boleh mengikuti agama lain.
Dalam kitab "Tuhfatul Murid", Imam Al-Bajuri menjelaskan bahwa dua kalimat syahadat adalah fondasi utama Islam. Beliau menyebutkan bahwa mengucapkan syahadat secara lisan saja tidak cukup, tetapi harus disertai:
Beliau juga menjelaskan bahwa syahadat harus diulang sekali dalam seumur hidup untuk mentahkik (memperbaharui) keislaman seseorang, sebagaimana disebutkan dalam kitab "Sullam At-Taufiq" karya Syaikh Abdullah Al-Fasi.
✅ Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam Kitab At-Tauhid → Menjelaskan syarat-syarat syahadat.
✅ Imam Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim → Menjelaskan dua rukun syahadat.
✅ Imam Al-Bajuri dalam Tuhfatul Murid → Menjelaskan pentingnya memahami dan mengamalkan syahadat dengan benar.
Tanpa memahami syarat dan rukun ini, seorang Muslim bisa terjerumus dalam kesyirikan atau kemunafikan, meskipun ia telah mengucapkan dua kalimat syahadat.
Komentar
Posting Komentar