Saat Seorang Muslim Menginjak Akil Baligh
"Barang siapa yang memberi kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, Allah akan mengharamkan api Neraka baginya." (HR. Bukhari) "Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kalian, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus." (Qs.Maryam, [19:36]
![]() |
| arti kata syarat dan rukun syahadat |
Dalam Islam, dua kalimat syahadat adalah pintu masuk ke dalam agama Islam dan menjadi dasar keimanan seorang Muslim. Agar syahadat itu sah dan diterima di sisi Allah, harus memenuhi syarat dan rukun yang telah ditetapkan dalam syariat.
Syarat (الشرط) adalah sesuatu yang harus terpenuhi agar suatu ibadah atau amalan menjadi sah. Jika syarat ini tidak ada, maka syahadat seseorang tidak dianggap sah menurut hukum Islam.
Syarat-syarat syahadat ada 7, yaitu:
Tanpa memenuhi syarat-syarat ini, syahadat seseorang bisa menjadi batal atau tidak diterima di sisi Allah.
Rukun (الركن) adalah bagian utama atau unsur yang membentuk suatu ibadah. Tanpa rukun, suatu ibadah tidak sah.
Dua kalimat syahadat memiliki dua rukun utama:
Syahadat Tauhid: "Lā ilāha illallāh" → Menegaskan keesaan Allah dan menolak segala bentuk kesyirikan.
Syahadat Risalah: "Muhammadur Rasūlullāh" → Mengimani bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang terakhir.
✅ Syarat syahadat harus dipenuhi agar pengakuan seseorang sebagai Muslim sah dan diterima.
✅ Rukun syahadat adalah dua bagian utama syahadat yang harus diyakini dan diucapkan dengan benar.
Tanpa memahami syarat dan rukun ini, seseorang belum dianggap sebagai Muslim sejati meskipun telah mengucapkan dua kalimat syahadat.
Komentar
Posting Komentar